Rumus Excel Dasar yang Wajib Dihafal

Rumus Excel Dasar yang Wajib Dihafal

2026-01-02

Microsoft Excel menjadi salah satu tools kerja paling penting karena kemampuannya mengolah data dengan cepat dan akurat. Kekuatan utama Excel terletak pada rumus dan fungsi yang memungkinkan pekerjaan manual berubah menjadi otomatis.

Di dunia kerja, ada beberapa rumus Excel dasar yang hampir selalu digunakan, terlepas dari posisi atau divisi. Menguasai rumus-rumus ini akan membuat pekerjaan lebih cepat, rapi, dan minim kesalahan.

Kenapa Harus Menghafal Rumus Excel Dasar?

Banyak pengguna Excel hanya mengandalkan klik menu tanpa benar-benar memahami rumus. Padahal, pemahaman rumus akan membuat proses kerja jauh lebih efisien, terutama saat mengolah data dalam jumlah besar.

Dengan rumus Excel yang tepat, pekerjaan seperti rekap laporan, analisis nilai, hingga pencarian data bisa dilakukan dalam hitungan detik.

Rumus Hitung Paling Umum di Excel

Rumus hitung merupakan fungsi dasar yang hampir selalu digunakan dalam laporan dan rekap data. Tiga rumus berikut wajib dikuasai oleh semua pengguna Excel.

1. SUM – Menjumlahkan Data

Rumus SUM digunakan untuk menjumlahkan angka dalam satu atau beberapa sel.

Contoh penggunaan:

=SUM(B2:B10)

Rumus ini sering dipakai untuk menghitung total penjualan, jumlah biaya, atau akumulasi nilai tertentu.

2. AVERAGE  Menghitung Nilai Rata-rata

Rumus AVERAGE berfungsi untuk mencari nilai rata-rata dari sekumpulan data.

Contoh:

=AVERAGE(B2:B10)

Fungsi ini banyak digunakan dalam laporan performa, nilai akademik, hingga analisis produktivitas.

3. COUNT  Menghitung Jumlah Data

Rumus COUNT digunakan untuk menghitung jumlah sel yang berisi angka.

Contoh:

=COUNT(B2:B10)

Sangat berguna untuk mengetahui jumlah data valid dalam sebuah tabel.

Rumus Logika dan Pencarian Data

Selain perhitungan dasar, Excel juga sangat kuat untuk analisis data menggunakan rumus logika dan pencarian.

1. IF  Logika Kondisi

Rumus IF digunakan untuk menentukan hasil berdasarkan kondisi tertentu.

Contoh:

=IF(C2>=75,"Lulus","Tidak")

Rumus ini sering dipakai untuk penilaian, status kelulusan, evaluasi kinerja, hingga klasifikasi data.

2. VLOOKUP dan XLOOKUP – Mencari Data

Rumus VLOOKUP dan XLOOKUP digunakan untuk mencari data dari tabel lain berdasarkan kunci tertentu.

Contoh VLOOKUP:

=VLOOKUP(A2,Sheet2!A:B,2,FALSE)

Fungsi ini sangat penting dalam pengolahan database sederhana, seperti pencarian harga produk, data karyawan, atau informasi pelanggan.

Saat ini, XLOOKUP mulai menggantikan VLOOKUP karena lebih fleksibel dan mudah digunakan.

Rumus Pendukung untuk Pekerjaan Harian

Selain rumus utama, ada beberapa fungsi Excel yang sering digunakan untuk merapikan dan mempermudah pekerjaan sehari-hari.

1. LEFT, RIGHT, dan MID

Rumus ini digunakan untuk mengambil sebagian teks dari sebuah sel.

Contoh penggunaan:

  • LEFT untuk mengambil karakter dari kiri
  • RIGHT untuk mengambil karakter dari kanan
  • MID untuk mengambil teks di tengah

Fungsi ini sering digunakan untuk memisahkan kode, nomor ID, atau format data tertentu.

2. CONCAT  Menggabungkan Data

Rumus CONCAT digunakan untuk menggabungkan beberapa teks menjadi satu.

Contoh:

=CONCAT(A2," ",B2)

Sangat berguna untuk menggabungkan nama, alamat, atau informasi lainnya.

3. TODAY Menampilkan Tanggal Otomatis

Rumus TODAY akan menampilkan tanggal hari ini secara otomatis.

Contoh:

=TODAY()

Biasanya digunakan untuk laporan harian, deadline, dan tracking pekerjaan.

Menguasai rumus Excel dasar adalah langkah penting untuk meningkatkan produktivitas kerja. Rumus-rumus seperti SUM, AVERAGE, IF, dan VLOOKUP bukan hanya teori, tetapi benar-benar digunakan setiap hari di dunia kerja.

Dengan dasar Excel yang kuat, pekerjaan menjadi lebih cepat, rapi, dan minim error. Inilah alasan mengapa Excel selalu menjadi skill wajib di berbagai industri.