Industrial Kitchen Design Erik Lesmana Residence

Industrial Kitchen Design Erik Lesmana Residence

23 Juni 2026 ROLAND EVERD ROGER
Bootcamp Desain Interior
Kunjungi


Final project ini dikerjakan oleh Roland Roger dengan studi kasus desain interior Kitchen / Pantry untuk Erik Lesmana Residence yang berlokasi di Jakarta Barat. Proyek ini mengangkat konsep Industrial Kitchen Design pada area dapur compact seluas 8 m², dengan kebutuhan utama menciptakan ruang memasak yang fungsional, efisien, nyaman, dan tetap memiliki karakter visual yang kuat.

Proyek ini dirancang untuk klien yang merupakan seorang professional chef, sehingga dapur tidak hanya dituntut tampil estetis, tetapi juga harus mampu mendukung aktivitas memasak harian dengan intensitas tinggi. Tantangan utama dari proyek ini adalah keterbatasan luas ruang, kebutuhan penyimpanan yang maksimal, sirkulasi yang efisien, serta pemilihan material yang tahan lama dan mudah dirawat.

Konsep desain yang digunakan adalah Industrial Clean Natural, dengan pendekatan visual yang memadukan kesan industrial, fungsional, natural, modern, clean, dan maskulin. Palet warna yang digunakan terdiri dari warm light grey, natural oak, matte black, dan soft stone beige. Perpaduan warna dan material ini menghasilkan dapur yang terasa hangat, profesional, tegas, namun tetap bersih dan ringan secara visual.

Dalam proses pengembangan desain, Roland Roger mengeksplorasi beberapa opsi layout, mulai dari linear kitchen, L-shaped kitchen, hingga kombinasi pantry dengan tall storage. Layout terpilih adalah L-Shaped Kitchen with Tall Storage karena dinilai paling optimal untuk ruang 8 m². Layout ini memberikan alur kerja yang lebih nyaman, membagi area kerja secara jelas, serta memaksimalkan penyimpanan vertikal pada salah satu sisi dinding.

Solusi desain difokuskan pada tiga aspek utama, yaitu storage strategy, functional zoning, dan material selection. Tall cabinetry digunakan untuk memaksimalkan kapasitas penyimpanan, sementara open shelving dihadirkan sebagai area display yang mudah dijangkau. Area dapur juga dibagi menjadi tiga zona kerja, yaitu washing zone pada area sink, preparation zone pada countertop, dan cooking zone pada area kompor. Pembagian ini membantu menciptakan workflow memasak yang lebih efisien dan sesuai kebutuhan chef.

Material yang digunakan meliputi kabinet natural oak untuk menghadirkan kehangatan, aksen matte black metal untuk memperkuat karakter industrial, concrete backsplash sebagai elemen tekstur yang raw, serta stone countertop yang tahan lama dan mudah dirawat. Setiap material dipilih bukan hanya karena tampilannya, tetapi juga karena daya tahan dan kesesuaiannya dengan kebutuhan dapur profesional.

Final project ini juga dilengkapi dengan visualisasi desain, detail material, gambar kerja teknis, denah, tampak, potongan, serta perspektif akhir dari beberapa sudut. Dokumentasi teknis tersebut menunjukkan bagaimana konsep desain diterjemahkan menjadi rancangan yang siap dieksekusi, mulai dari ukuran kabinet, konfigurasi storage, detail hardware, hingga layering material.

Hasil akhir dari proyek ini adalah dapur compact bergaya industrial yang berhasil mengoptimalkan ruang terbatas menjadi area memasak yang fungsional, rapi, dan profesional. Desain ini mampu menghadirkan workflow yang efisien, kapasitas penyimpanan yang maksimal, material yang tahan lama, serta tampilan industrial modern yang tetap hangat dan nyaman digunakan sehari-hari.