Sebagai bagian dari tugas akhir Bootcamp QA Engineer Nusacodes, peserta melakukan Quality Assurance manual testing pada game MMORPG global Seal M on Cross. Game ini merupakan hasil kolaborasi Nexus dan Playwith Korea yang dirilis pada 19 Maret 2026, menghadirkan nuansa klasik Seal Online dengan fitur modern, integrasi Web3, serta sistem server global.
Dengan kompleksitas fitur seperti login, daftar akun, class character, navigasi, hingga autentikasi user, pengujian dilakukan untuk:
Memastikan fitur utama berjalan sesuai kebutuhan.
Mengidentifikasi bug yang memengaruhi pengalaman bermain.
Memberikan insight untuk peningkatan kualitas dan keamanan game.
Update harian yang memakan waktu dan internet.
Login ulang setelah masuk dengan akun Gmail (tidak ada fitur recent account).
Akun dapat dihapus dan dibuat ulang tanpa batasan.
Force close pada perangkat iOS.
Server sering down.
Tidak ada fitur transfer item antar karakter.
Username bisa mengandung kata tidak pantas tanpa filter.
Update terjadwal mingguan agar lebih efisien.
Menambahkan fitur recent email login.
Membatasi penghapusan karakter dalam satu akun.
Perbaikan stabilitas di iOS/Android.
Penambahan server baru untuk mengurangi downtime.
Fitur transfer item antar karakter.
Filter kata tidak pantas pada username.
Google Docs untuk dokumentasi bug report.
Google Sheets untuk menyusun test case.
Pengujian berhasil menemukan bug kritikal seperti force close di iOS, kelemahan session management, serta masalah keamanan akun. Insight penting yang diperoleh adalah bahwa pengujian edge case dan dokumentasi bug report sangat membantu dalam meningkatkan kualitas game, baik dari sisi stabilitas maupun keamanan data pemain.
Showcase ini menampilkan hasil kerja peserta Bootcamp QA Nusacodes dalam menguji aplikasi game Seal M on Cross. Project ini menjadi portofolio profesional yang menunjukkan bagaimana QA berperan penting dalam menjaga kualitas dan pengalaman pengguna pada aplikasi game kompleks.