Showcase Peserta Bootcamp QA: Manual Testing Web, Mobile, dan API  oleh Safa Adilah
Showcase Peserta Bootcamp QA: Manual Testing Web, Mobile, dan API  oleh Safa Adilah tambahan

Showcase Peserta Bootcamp QA: Manual Testing Web, Mobile, dan API oleh Safa Adilah

24 April 2026 Safa Adilah
Bootcamp QA Engineer
Kunjungi

Sebagai bagian dari tugas akhir Bootcamp QA Engineer Nusacodes, peserta bernama Safa Adilah berhasil menyelesaikan project pengujian manual pada tiga platform berbeda: SauceDemo (web e-commerce), Goodreads (mobile app Android), dan JSONPlaceholder (API). Project ini menunjukkan pendekatan end-to-end testing untuk memastikan kualitas aplikasi dari sisi UI, UX, hingga integritas data backend.

Latar Belakang & Tujuan

Dalam pengembangan software modern, kualitas aplikasi harus divalidasi secara menyeluruh. Safa melakukan pengujian untuk:

  • Memastikan fitur inti berjalan sesuai requirement.

  • Mengidentifikasi bug dan inkonsistensi sistem.

  • Memvalidasi input handling, boundary value, dan error handling.

  • Memberikan insight untuk peningkatan user experience.

Masalah yang Ditemukan

  • Web SauceDemo: sistem menerima input invalid tanpa error message yang jelas.

  • Mobile Goodreads: error message terlalu umum (“Something went wrong”), input kosong tetap diterima, serta data duplikat pada shelf buku.

  • API JSONPlaceholder: CRUD berjalan baik, namun perlu validasi konsistensi data.

Solusi yang Diterapkan

Safa menyusun test case terstruktur, memperbaiki validasi input, menambahkan pesan error yang lebih informatif, memberikan feedback yang jelas kepada user, serta mencegah duplikasi data.

Tools yang Digunakan

  • Google Sheets untuk dokumentasi test case.

  • Google Chrome untuk web testing.

  • Android Device untuk mobile testing.

  • Postman untuk API testing CRUD (Create, Read, Update, Delete).

Hasil & Insight

Dari total 14 test case, 12 berhasil (passed) dan 2 gagal (failed). Insight penting yang diperoleh adalah bahwa validasi input, error handling, dan feedback kepada user sangat berpengaruh terhadap kualitas aplikasi. Project ini juga menegaskan bahwa QA bukan hanya menemukan bug, tetapi juga memberikan rekomendasi perbaikan untuk meningkatkan pengalaman pengguna.